Berita

Penandatanganan PKS Penjaminan Kredit Konstruksi dengan Bank BJB

PT Jamkrida Jabar dan Bank bjb kembali menjalin kerja sama dalam bidang penjaminan kredit. Setelah sebelumnya melakukan kerjasama dalam penjaminan kredit KCR (Kredit Cinta Rakyat) dan penjaminan Bank Garansi (Kontra BG), saat ini kedua BUMD milik Provinsi Jabar tersebut kembali sepakat untuk meningkatkan sinergitasnya dengan menandatangani Perjanjian Kerjasama Penjaminan Kredit Modal Kerja Kontruksi dan Pengadaan Barang/Jasa.

Kerjasama ini bertujuan untuk menjamin Perseorangan atau Perusahaan yang berdomisili di Jawa Barat dan merupakan pelaku KUMKM (Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Ruang lingkup Perjanjian Kerjasama ini adalah penjaminan Kredit Modal Kerja Kontruksi dan Pengadaan Barang/Jasa bagi kontraktor/pelaku usaha (KUMKM) Jawa Barat yang mendapatkan Proyek pekerjaan dengan pembiayaannya bersumber dari APBN/APBD, BUMN/BUMD, dana bantuan luar negeri. Adapun Plafond Kredit Maksimal yang dijamin oleh PT Jamkrida Jabar adalah maksimal sebesar Rp 1 Milyar per Proyek.

Dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja usaha PT Jamkrida Jabar sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar pada pemerintah Provinsi Jawa Barat serta masyarakat KUMKM di Jawa Barat. Sedangkan untuk Bank bjb diharapkan dapat lebih meningkatkan ekspansi dalam pembiayaan bagi KUMKM di Jawa Barat yang secara usaha layak tetapi memiliki kekurangan dalam soal agunan, selain itu juga dapat mengurangi ATMR (Cadangan  Risiko) dan dapat mengurangi risiko NPL yang diakibatkan oleh wan prestasinya penerima pembiayaan/kredit.

Dalam waktu kurang dari 2 tahun sejak berdiri, PT. Jamkrida Jabar telah membantu 5.214 KUMKM di Jawa Barat dengan volume kredit mencapai Rp 215 Milyar dan volume penjaminan mencapai Rp 172 Milyar. Berdasarkan penjaminan PT. Jamkrida Jabar tersebut, diperkirakan mampu menyerap hingga 58.549 tenaga kerja di Jawa Barat.

Penandatanganan PKS Penjaminan Kredit Konstruksi dengan Bank BJB

PT Jamkrida Jabar dan Bank bjb kembali menjalin kerja sama dalam bidang penjaminan kredit. Setelah sebelumnya melakukan kerjasama dalam penjaminan kredit KCR (Kredit Cinta Rakyat) dan penjaminan Bank Garansi (Kontra BG), saat ini kedua BUMD milik Provinsi Jabar tersebut kembali sepakat untuk meningkatkan sinergitasnya dengan menandatangani Perjanjian Kerjasama Penjaminan Kredit Modal Kerja Kontruksi dan Pengadaan Barang/Jasa.

Kerjasama ini bertujuan untuk menjamin Perseorangan atau Perusahaan yang berdomisili di Jawa Barat dan merupakan pelaku KUMKM (Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Ruang lingkup Perjanjian Kerjasama ini adalah penjaminan Kredit Modal Kerja Kontruksi dan Pengadaan Barang/Jasa bagi kontraktor/pelaku usaha (KUMKM) Jawa Barat yang mendapatkan Proyek pekerjaan dengan pembiayaannya bersumber dari APBN/APBD, BUMN/BUMD, dana bantuan luar negeri. Adapun Plafond Kredit Maksimal yang dijamin oleh PT Jamkrida Jabar adalah maksimal sebesar Rp 1 Milyar per Proyek.

Dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja usaha PT Jamkrida Jabar sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar pada pemerintah Provinsi Jawa Barat serta masyarakat KUMKM di Jawa Barat. Sedangkan untuk Bank bjb diharapkan dapat lebih meningkatkan ekspansi dalam pembiayaan bagi KUMKM di Jawa Barat yang secara usaha layak tetapi memiliki kekurangan dalam soal agunan, selain itu juga dapat mengurangi ATMR (Cadangan  Risiko) dan dapat mengurangi risiko NPL yang diakibatkan oleh wan prestasinya penerima pembiayaan/kredit.

Dalam waktu kurang dari 2 tahun sejak berdiri, PT. Jamkrida Jabar telah membantu 5.214 KUMKM di Jawa Barat dengan volume kredit mencapai Rp 215 Milyar dan volume penjaminan mencapai Rp 172 Milyar. Berdasarkan penjaminan PT. Jamkrida Jabar tersebut, diperkirakan mampu menyerap hingga 58.549 tenaga kerja di Jawa Barat.

 

 

Jamkrida Tingkatkan Tata Kelola Perusahaan

Manajemen Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrida) mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) untuk meningkatkan kinerja. Perusahaan penjaminan pelat merah ini telah membentuk tim pemantau penerapan GCG sejak 1 Januari 2013 lalu.

Tim internal ini bertugas memantau dan mengevaluasi pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik. Tidah hanya itu, Jamkrida juga menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk bersama-sama mengembangkan dan menerapkan CGC di perusahaan, serta manajemen korporasi.

Hadir pula jajaran komisaris, direksi, dan dewan pengawas Jamkrida. Direktur utama Jamkrida mengatakan, kerja sama dengan BPKP untuk lebih meningkatkan keyakinan manajemen dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Sehingga kinerja perusahaan lebih meningkat dan dapat mencapai target-target yang telah ditetapkan.